My Seminary

Worksheet : Analisis Level Sabar “Kiki Barkiah”

Analisis Level Sabar

Disampaikan oleh : Kiki Barkiah

Workshop Seminar “Bahagia Menjadi Emak Rempong. Menjadi Orangtua Sabar”

Jawablah tiap pertanyaan berikut dan beri nilai (skala 1-10) pada tabel berikut :

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1.       Bayi anda baru lahir, dalam sebulan pertama anda kurang tidur. Setiap malam berkali-kali terbangun untuk memberi ASI. Sementara di siang hari saat bayi anda tidur, anda harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Berapakah level sabar anda?

 

2.       Bayi anda sudah berumur lebih dari 6 bulan, kini saatnya memperkenalkan makanan pendamping ASI. Anda harus meluangkan waktu untuk membuat makanan bergizi yang terpisah dari makanan keluarga. Di saat yang bersamaan, anak-anak anda yang lainnya membutuhkan perhatian dan bantuan anda. Sementara bayi anda pun menangis. Anda harus memasak makanan bayi sambil menggendong bayi dan membantu keperluan anak-anak lainnya. Berapakah level sabar anda?

 

3.       Bayi anda sedang banyak bereksplorasi dengan lingkungan sekitar dengan oral. Sementara anak anda lainnya memiliki mainan-mainan kecil yang mudah sekali masuk mulut. Anda ingin memisahkan bayi anda dengan mainan kecil tetapi kakak dan bayi anda ingin bersama anda. Anda ingin menjauhkan benda kecil dari mulut bayi anda dengan mengganti permainan, tetapi sang kakak justru marah tantrum. Berapa level sabar anda?

 

4.       Balita anda cemburu dengan kehadiran adik bayinya. Ia terus mencari perhatian dengan mengganggu adik bayi dan kadang cenderung menyakiti. Sikap balita anda betul-betul menguji kesabaran anda. Berapa level sabar anda?

 

5.       Bayi anda baru saja selesai belajar berlari. Energinya seakan tidak ada habisnya, Ia ingin bereksplorasi namun terkadang membahayakan dirinya. Anda sulit mengerjakan pekerjaan anda karena harus terus mendampingi sang bayi agar eksplorasinya tidak membahayakan dirinya. Berapa level sabar anda?

 

6.       Balita anda sulit makan. Ia sering menolak jenis makanan baru. Jika makan, makanannya di emut. Anda memerlukan banyak waktu untuk sekedar menemaninya menghabiskan makanan. Berapa level sabar anda?

 

7.       Energi anak anda sangat berlebihan. Eksplorasinya merusak barang dan membahayakan. Berapa level sabar anda?

 

8.       Anak anda baru saja masuk sekolah usia dini. Ia selalu saja menangis setiap akan berangkat sekolah. Setiap pagi sulit sekali menyiapkan diri pergi ke sekolah. Sampai di sekolahh, tidak mau ditinggal, ia menangis dan meminta anda menemaninya di dalam kelas. Berapa level sabar anda?

 

9.       Anak-anak anda sering sekali bertengkar, berebut mainan, berebut giliran pertama, bahkan sering mengakhiri permainan dengan perselisihan. Berapa level sabar anda?

 

10.   Balita anda frustasi, ia merengek, berguling-guling dan melempar barang tanpa jelas kita ketahui keinginannya. Berapa level sabar anda?

 

11.   Anak anda tidak bias fokusduduk manis dalam belajar. Penuh energy yang sering kali mendistraksi tugas belajarnya. Butuh waktu yang lama untuk memintanya menyelesaikan PR sekolah. Berapa level sabar anda?

 

12.   Anak anda sulit sekali melaksanakan tugas hariannya dengan disiplin. Cenderung menunda-nunda pekerjaan bahkan membuat anda dan keluarga harus terburu-buru setiap pagi untuk berangkat ke sekolah. Berapa level sabar anda?

 

13.   Rumah anda sulit sekali dalam keadaan rapid an bersih. Anak-anak selalu membuat kembali kotor dan berantakan. Berkali-kali anda rapikan, berkali-kali pula kembali menjadi kotor dan berantakan. Berapa level sabar anda?

 

14.   Suami tidak pernah berkontribusi di dalam rumah. Tidak memiliki banyak waktu untuk bercengkerama bersama keluarga, apalagi untuk membantu pekerjaan anda. Anda merasa melakukan semua tanggung jawab rumah tangga sendirian. Berapa level sabar anda?

 

15.   Suami anda tidak punya banyak waktu untuk mendengar suara hati anda. Tidak merespon dengan sikap yang diharapkan saat anda mencurahkan isi hati dan berbagi kesusahan anda. Berapa level sabar anda?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Skala skoring — 150-100 : Mudah marah

  dibawah 100 : Marahnya dikategorikan wajar

  dibawah 50   : Sabar

Coba disadari beberapa hal berikut, manakah yang menurut bunda-bunda sekalian adalah penyebab terjadinya kemarahan dalam mengurus rumah tangga dan anak-anak?

Identifikasi Penyebab Ketidaksabaran

  • Tidak sadar amanah
  • Tidak sadar perintah
  • Menganggap anak sebagai beban
  • Hubungan pasutri tidak harmonis
  • Beban dalam pekerjaan
  • Tengah mengalami himpitan
  • Minim ilmu pengasuhan anak
  • Tidak memiliki kesamaan visi dengan lingkungan
  • Mengalami kelelahan
  • Kegiatan tidak teratur
  • Terkejar tenggat waktu
  • Cuaca lingkungan tidak nyaman
  • Lingkungan padat

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Worksheet : Analisis Level Sabar “Kiki Barkiah”

  1. Wah, kalau aku ya dah kena nervous breakdown; terutama di bagian rumah yang nggak pernah bisa rapi. Sudah kupikirkan cara menghindarinya: kosongkan rumah begitu anak pertamaku datang. Cukup 1 meja rendah untuk terima tamu, meja makan dan kursinya untuk makan dan kerja, lemari pakaian, banyak rak terbuka yang nempel tinggi di tembok; yang bisa dijangkau anakku cuma mainan dan buku-bukunya sendiri 🙂

    Liked by 1 person

    1. miss rindaaaa…
      mau curhat niih….gimana cara bikin tabel yg oke yaaa..?
      aku gak ngerasa oke dengan tulisan yg ini, krn bikinnya di word, tp pas di copas gak bisa ke paste tabelnya.

      baiknya gmn miiss…?

      Like

      1. Aku juga cari-cari tapi di blog rasanya nggak nemu fitur tabel seperti di Word. Akhirnya ya harus mutar otak nggak pakai tabel. Aku malah baru tahu kalau kita bisa mengcopy-paste teks dari Word. Aku pernah coba nggak bisa..

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s