My Pleasure

Ur Flavor Market “Truly Culinary In Bandung”

20160213_173109[1].jpg

Semangaattt banget dateng ke acara iniih….*pasang emot blink-blink, karena selain ini event undangan pertama oleh para Blogger Bandung, buat saya pribadi ini adalah challenge saya dalam menulis. Selama ini, nulis masih untuk diri sendiri…nulis sendiri, baca sendiri sampe bingung sendirriii….apalagiiii yang mau diomongin….hiihi…tapi dasarnya kalau ketemu orangnya, saya adalah tipe ekstrovert kok. *laaa…malah curhat.

Acara yang dibuka pukul 4 sore tenk! oleh duo MC dari komunitas Blogger Bdg, HEBAT. Kang Raja dan Teh Damai membawakannya dengan penuh semangaatt….Tanpa basa-basi yang melelahkan *ssett dah… langsung dipanggil 3 narasumber hari ini. Kang Putra Agung, Teh Ika Rahma, dan dr. David dari DF Clinic.

Satu persatu pertanyaan pun mengalir….

Karena Kang Agung adalah seorang food blogger, alias suka nge-review makanan (dari mulai foto, posting sampe ngomentarin. Jadilah pertanyaan yang diajukan pun “Kok bisa awalnya terjun di aktivitas food blogger?”

“Karena awalnya suka makan, lalu berlanjut suka posting foto makanan sebagai bentuk apresiasi pada makanan dan kemudian bisa ngasih komen tentang makanan tersebut. Dari segi rasa, penampilan (plating), sampai nampilin harga makanan tersebut.”

*kebayang asiiknya kerjaan kaya giniih yaaa…

images (6)
as Kang Emil said niiih…

Berikutnya ditanyakan pada masternya food photography niih….teh Ika Rahma mengenai angle yang bagaimana siiih…yang bisa bikin foto makanan terlihat menarik?

Teh Ika menjawab dengan manis dan mudah dipahami bagi beginner.

Awal yang harus dipahami adalah foto makanan. Sudah tentu tujuannya adalah untuk bikin orang yang belum pernah nyobain, jadi ngileer doonk…kerasa lappeer gittuh.. Jadi menurut beliau, teknik foto nya personal aja….asal itu tadi…bisa bikin orang ngiler dan pengen segera nyobain makanan tersebut.

Tapi ada beberapa andalan teknik foto beliau yang ditampilkan di blognya, dapur hangus.

  • Teknik Eye Level (sejajar dengan mata),
  • Teknik Bird Eye-view (pengambilan foto dari atas)
panacotta-3
Salah satu foto teh Ika yang bikin saya ngileerr… *sluuurpp #eh

Sharing terakhir disampaikan oleh dr. David dari DF clinic mengenai “Makanan yang sehat untuk dikonsumsi itu seperti apa siih…dok?”

*jawabannya bikin melting, pantesan….itu kenapa saya gendut? hoohhoo…

dr. David menjelaskan, “Makanan yang sedikit karbohidrat, sedikit protein dan less-sugar. Kaya serat. Itu ajaa…balance-kan makanan.”

Ok. Bagaimana mengaturnya agar balance?

 “Setelah hari ini makan bala-bala, misalnya….itu kan kaya karbohidrat, meskipun adaaa sayurnya tuuh…ngumpet-ngumpet, tapi tetep tepungnya banyak…lalu hari itu juga balance kan dengan makan sayur berserat. Boleehh makan apa saja, tapi inget BALANCE.”

Kalau perlu, dihitung.

Hari ini makan karbo apa (nilai dengan minus 1) lalu balance kan dengan sayur, buah terutama alpukat. Bisa juga minum olive oil atau fish oil.

Banyak orang yang salah kaprah dengan olive oil dan minyak kelapa sawit. Mereka itu minyak jenuh yang tidak perlu dimasak. Cocok untuk dimakan mentah.

Maka,
Ketika ibu-ibu masak menggunakan minyak goreng, baca kandungannya. Dia minyak jenuh atau tak jenuh. Kalau minyak tak jenuh, cocok untuk digunakan menggoreng menggunakan suhu 70° C (menggunakan api sedang, tidak terlalu besar dan panas sehingga bikin makanan jadi kecoklatan, bahkan gosong….*hiikkss! gua bangeett yaakk…).

Karena sebenenrnya minyak itu mengandung good fat alias lemak baik. Bisa jadi bad fat, karena salah menggunakannya.

Saran dr. David untuk ibu rumah tangga :

  • Gunakanlah minyak kelapa (salah satu cirinya adalah minyak yang membeku di suhu ruang) bukan minyak kelapa sawit.
  • Kalaupun terpaksa minyak kelapa sawit, gunakanlah 1 kali penggorengan saja. Tidak berulang dan tidak mengunakan api besar, karena mengubah ikatannya menjadi ikatan trans, inilah bad fat yang berbahaya memicu berbagai penyakit (misal : kolesterol, asam urat, parahnya jadi stroke dan kenker).

Acara kemudian ditutup dengan pembagian door-prizes dan sesi tanya-jawab yang serruuh sekali…*haahhaa…karena saya dapet kaos…aseekk. Lanjut kulineeerrr…..

20160213_154729_001[1]
Ketiga pembicara kece acara “Ur Flavor” TSM, Bandung. *kang Agung sama dr. David sedang terpesona sama teh Ika gittuu yaak…? heehhe…. angle foto ieu..pas pisan.

Haturnuhun,
Blogger BDG yang uda ngajakin ke acara supeer kerreen ini….*cheeseee…pasang senyum maniiiss…^^

Advertisements

17 thoughts on “Ur Flavor Market “Truly Culinary In Bandung”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s