Diskusi

Melindungi Anak Dari Kejahatan Orang Tak Dikenal

Sekarang jadi rajin mantengin radio Smart FM tiap Rabu jam 11 sampai jam 12 siang. Banyak materi yang di share sama Pakar Parenting fave saya, Bunda Elly Risman.

Entah mengapa sejak pertemuan pertama kami saat seminar yang beliau bawakan di Cimahi mengenai “Mendidik Anak Di Era Digital”, saya jadi semakin terpacu untuk lebih banyak menggali ilmu parenting dan update isu-isu terbaru mengenai bahaya pornografi, LGBT, dan masalah crucial lainnya.

Penting diingat menurut saya, selain senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT tentunya bahwa orangtua harus mengikuti perkembangan zaman. Karena bekal untuk mendidik dan menyiapkan pendidikan pada anak.

Termasuk tema yang kali ini dibahas yaitu Melindungi Anak Dari Kejahatan Orang Tak Dikenal. Sereeem yaaa….?

Bismillah…

Kejahatan seksual pada anak sebenarnya sudah terjadi sejak lama.Dan masalah ini sudah pernah Bu Elly bahas pada tahun 2014, yaitu saat merebaknya kasus di sekolah Jakarta International School. Lalu selang beberapa bulan, merebak kembali kasus seksual yang dilakukan sesama anak.

Jadi SANGAT PERLU kita menyiapkan anak-anak dari kejahatan yang mungkin saja terjadi di dirinya.

Karena kejahatan seksual pada anak dapat merusak otak.

images

Lakukan apa yang kita bisa.

  1. Mengasuh anak zaman sekarang SANGAT BERBEDA dengan zaman dulu.
    Karena tugas orangtua sekarang jangan hanya tanya PR-les-PR-les.
  2. Jadi Orangtua JANGAN ABAI. A-B-A-I.
    Bangun dari pingsan. Jangan mudah memberikan gadget dengan wi-fi di rumah, TV berlangganan, HP model terbaru, dll.
  3. Lihat ke dalam diri sendiri. Tanya.
    “Adakah masa lalu yang belum kita selesaikan?”
  4. Yang terpenting adalah menanamkan akhlak pada anak.
    Siapkan anak-anak kita untuk menjadi orangtua yang baik kelak.
  5. Kembalikan PERAN AYAH.
    * Peran ayah tidak hanya mencari uang. Namun menjadi penentu “Mau dibawa kemana keluarga kita ini?”
    * Dudukkan anak-anak bersama keluarga untuk membahas banyak hal bersama-sama.
  6. Jangan mudah PANIK kalau mendengar berita-berita yang tidak baik.

images (1)

Bu Elly memberikan TIPS Ngomong Sama Anak Mengenai Kejahatan Yang Terjadi Pada Anak.

images (2)Jelaskan pada balita anda, bahwa banyak orang jahat di sekitar kita.

Kita engga akan tau apa yang ada di otak orang tersebut, nak…
Karena bisa jadi wajahnya baik, seperti wajah om atau abi bahkan, tapi dia bermaksud yang engga baik…

Kenalkan beberapa jenis orang yang ada di sekitar kita pada anak.

images (3)

  1.  Orang Asing
    adalah orang yang tidak kita kenal sama sekali. Misal : orang yang duduk di sebelah kita saat di bus.
  2. Kenalan
    adalah orang yang hanya kita kenal nama dan pekerjaannya saja.
    Misal : tukang sayur, loper koran, dll.
  3. Teman
    adalah orang yang kita kenal lebih dalam, bahkan tahu sifatnya. Kita boleh bersama teman, namun harus tetap waspada apabila mereka berperilaku yang tidak diperbolehkan.
  4. Sahabat
    adalah teman yang kita percayai banyak hal. Namun tetap ada batasannya. Jangan mempercayakan hal-hal pribadi pada sahabat terlalu dalam.
  5. Kerabat
    adalah anggota keluarga dekat.
    Misal : paman, pakde, kake,…Hubungan yang masih mahromnya, jika muslim. Hubungan ini tidak memperbolehkan nikah dengannya. Meskipun begitu, ajarkan anak untuk tetap waspada agar tahu bagaimana harus bersikap.

Lalu mengajarkan anak, apa saja jenis-jenis sentuhan.

Basic RGB

  • Sentuhan yang Baik
    Sentuhan yang dilakukan dengan kasih sayang. Biasanya sentuhan ini dilakukan di kepala atau bahu.
  • Sentuhan yang tidak diperbolehkan
    Dilakukan pada bagian-bagian tubuh (yang jika berenang, ditutup oleh pakaian renang) seperti pada paha, dada, dan yang mendekati kemaluan.
  • Sentuhan yang membingungkan
    Adalah sentuhan yang dilakukan pada tubuh anak, pada mulanya menyentuh pada bagian yang diperbolehkan, namun lama-kelamaan menjadi menyentuh di bagian tubuh yang tidak diperbolehkan.

Setelah itu,
Edukasi seksual sejak dini pada anak.

Misal :
Dengan mengenalkan nama kemaluan anak perempuan dengan vagina dan kalau anak laki-laki dengan penis. Sebutkan dengan jelas, seperti kita mengenalkan anggota tubuh yang lain, ini kaki, tangan, kuku, rambut, dll.

Ajarkan anak mengenai privacy.
Bahwa privacy adalah sesuatu hanya dirinya yang tahu. Orang lain tidak perlu tahu. Kecuali dalam kondisi-kondisi tertentu.
Sedang sakit, misalnya….yang harus diperiksa dokter. Maka dokter pun harusnya meminta ijin dahulu pada si anak untuk melakukan pemeriksaan.

Pisahkan tidur.
Apalagi untuk yang saudaranya berbeda jenis kelamin. Maka semakin cepat memisahkan, semakin baik. Karena ada kemungkinan baju nya tersingkap, dll..sehingga dapat membuat gairah seksual timbul.

Hargai perasaan anak.
Apapun yang dirasakan anak, kita apresiasi. Jangan memaksakan apalagi memarahi.
Misal:
Anak tidak mau bersalaman dengan teman mama atau abinya. Biarkan saja, toh mereka salaman atau tidak, engga ada pengaruhnya bagi anak-anak (karena budaya salaman hanya ada di Indonesia yaaa…). So whad gitu loohh….

Pesan Bu Elly Risman.
Ketika anak pulang sekolah, jangan tanya PR-les-PR-les.
Dekati anak, lalu ngobrol sama anak, buka perasaannya. Jadilah pendengar aktif.

Karena sesungguhnya, sudah tidak ada tempat yang aman bagi kita dan anak-anak kita. 

Jangan kau cabut masa anak-anak, karena saat dewasa akan kau temukan orang dewasa yang berpikiran seperti anak-anak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s