Rumah Belajar IIP Bandung

Tips Sehat Dari Ahli Gizi Menyambut Ramadhan 1438 H

Alhamdulillah bisa bersilaturahim dengan beliau, Teh Nurlienda Hasanah, S.Gz sang ahli gizi yang pada saat ini bertepatan berbagi rejeki ilmu yang bermanfaat dengan kami, para ibu-ibu Profesional Bandung di Rumah Belajar tercinta, masjid An-Nur.

Saat materi disampaikan, teh Lienda menanyakan hal yang paling fundamental di awal, yaitu

  • Apakah berat badan anda sudah termasuk ideal?
  • Terlalu gemuk kah? Atau terlalu kurus?

Aah…tiap perempuan yang dapet pertanyaan kaya gini mesti langsung cari timbangan deeh….minimal cari kaca yang segede gaban buat ngaca “Aku gemuk gak yaa…??”. Karena saya pribadi pasca melahirkan mati-matian buat mengembalikan berat badan menjadi ideal, menurut saya. Sehingga kadang, badan ini menjadi lemes dan tidak punya tenaga, karena “Program Diet” yang tidak benar.

Jadi biar gak asal makan dan asal kenyang saat Ramadhan, tentunya kita perlu merubah pola hidup ini menjadi pola hidup yang sehat. Bagaimana pola hidup sehat itu?

  • Mengkonsumsi makanan yang beragam.
    Karena kamu tahu engga….kalau sekarang itu bukan jamannya 4 sehat 5 sempurna lagi looh…tapi Gizi Seimbang.Apa itu gizi seimbang?

    gizi seimbang
    source : ppt teh Lienda.

    Ada 10 poin yang harus diperhatikan untuk mencapai gizi seimbang. Yang menjadi sorotan saya adalah terutama untuk selalu bersyukur dan banyak mengonsumsi aneka buah sayur untuk mencukupi kebutuhan serat tubuh.

    Keaneka ragaman jenis makanan ini bisa kita peroleh dari mengganti makanan pokok terlebih dahulu. Awamnya, kita selalu menganggap nasi sebagai sumber karbohidrat utama dan harus makan sehari 3 kali.

    Padahal sumber karbohidrat dapat pula kita dapatkan di kentang, roti, ubi, ataupun singkong.

    Dan pesan teh Lienda bahwa tidak ada satu makanan pun yang ajaib. Semua terkandung di dalam makanan tersebut. Kita sangat perlu melengkapi gizi kita dengan mengonsumsi jenis makanan lain.

    Sorotan berikutnya adalah menghindari makanan yang terlalu banyak gula dan garam. Jika terlalu banyak mengonsumsi gula, dan tubuh kurang aktivitas, maka yang terjadi adalah datang penyakit diabetes. Begitupula dengan garam. Konsumsi berlebihan garam dapat menyebabkan penyakit darah tinggi dan dapat berujung gagal ginjal.

    Jadi yang bijaksana adalah engga perlu menambahkan gula atau garam pada makanan yang sudah mengandung gula garam alami.

    Poin terakhir yang jadi perhatian saya adalah pentingnya sarapan.
    Beberapa waktu lalu sempat merasa kuat tidak sarapan atau menggeser makan pagi menjadi di atas jam 11 siang. Namun apa yang terjadi?
    Saya menjadi lemas di hari ke 5. Mudah pusing dan sakit.

    Penting memperhatikan sarapan pagi.
    Meskipun sedikit, namun jangan lupa untuk melihat apa yang kita makan untuk memulai hari ini.

    Jangan makan nasi, mie dan telur di saat sarapan.
    Karena sudah barang tentu akan ruin your activities. Bawaannya jadi ngantuk.

  • Membiasakan perilaku hidup bersih.
    Cuci tangan menggunakan sabun untuk cuci tangan, bukan hanya air.
  • Melakukan aktifitas fisik.
    Bagi yang ibu-ibu pasti dalihnya sudah melakukan aktivitas fisik hanya dengan menyapu, mengepel, dan bolak balik di dapur sambil masak.
    Padahal yang dimaksud olahraga di sini adalah yang benar-benar dilakukan tanpa henti selama 30 menit.Misalnya melakukan jalan.
    Jalan santai tidak perlu berlari, namun juga tidak dilakukan sambil mengobrol. Jadi usahakan fokus berjalan dan lakukan secara bertahap.
    Yang tidak biasa olahraga sudah tentu jangan langsung melakukan selama 30 menit, namun coba dulu 7 menit dulu, makin hari makin meningkat.
  • Mempertahankan berat badan normal.Cek tabel berikut.
BB
Sudah ideal kah berat badan kamu?

Ingat!
Sehat itu tidak identik dengan gemuk.

hadits
Pentingnya memperhatikan makanan

Kira-kira niih….kalau dikasih pilihan antara :

  • Mie goreng/ mie rebus
  • Seblak
  • Gorengan (gehu, odading, cakue, bala-bala dan kawan-kawan lainnya)
  • Basreng
  • Bakso

Mana yang merupakan makanan favorit kamu?
*da kalau saya mah….semuaaanyaa….omooo~~

Itulah contoh makanan yang tidak sehat dan tidak boleh terlalu sering dimakan apalagi setiap hari. Boleh makan gorengan, namun yang lebih baik apabila dimasak sendiri, dengan minyak yang masih baru.

 

Yang perlu diperhatikan saat Ramadhan adalah menu untuk sahur dan berbuka. Karena sebenarnya saat Ramadhan hanya memajukan jam untuk sarapan dan memundurkan jam makan siang. Kalau yang terbiasa makan sehari 3 kali, setelah terawih bisa makan lagi dengan menu makanan utama.

Pengaturan gizi keluarga tentunya tergantung dari Ibu yang memasak di rumah. Buatlah menu yan bervariasi dan selalu menyediakan bumbu dasar untuk efisiensi waktu dalam memasak.

bumbudasar
Source : google ^^

Buatlah master menu.
Biar gak blank pas masak, jadi disarankan membuat tabel masak apa di hari Senin – Ahad. Bisa berulang di tiap minggunya, atau bahkan per 2 minggu. Kalau yang udah jago mah…bisa sampai sebulan sekali, baru balik ke menu awal. Awesome!

Untuk gizi keluarga yang perlu dipenuhi adalah

  • Makanan pokok
  • Lauk hewani dan nabati
  • Sayur
  • Buah

Ini ada tips dari teh Lienda yang keren dan sangat patut dicoba. Dari bahan kentang saja, kita bisa memvariasikan jenis makanan hingga lebih dari 3 macam dengan cara membedakan cara memotongnya.

kentang
source : ppt dan bisa dibuka di blog Nurlienda 

Pilihan masakan untuk menu sahur, pastikan beberapa poin berikut :

  1. Pilih makanan yang berkarbohidrat kompleks.
    Contoh : roti, sayuran, dan sereal atau bisa juga didapat dari jenis kacang-kacangan.
  2. Makanan yang mengandung protein.
    Contoh : telur, susu, tahu, tempe, dan lain-lain. Bisa dibaca di sini.
  3. Konsumsi buah dan sayur.
  4. Minum air mineral (paling tidak 8 gelas sehari)
    Tips : saat bengun tidur, sebelum makan sahur, biasakan untuk minum segelas air mineral.
  5. Hindari makanan dengan kadar Natrium yang tinggi.
    Contoh : mie, atau makanan yang mengandung banyak penyedap.

 

Sudah oke saat sahur, lalu berikutnya adalah persiapan menu untuk berbuka puasa. Tips pengaturan makan saat berbuka adalah

  • Pernah denger quote “Berbukalah dengan yang manis”
    Itu benar, namun manis yang seperti apa?
    Jangan asal manis, namun manis yang alami. Misalnya dengan mengonsumsi buah-buahan. Tanpa dijadikan es campur, yang ditambah susu kental manis yaa….
  • Pola makan saat berbuka mestinya sama seperti pola makan saat sahur.
    Tidak berlebihan seperti orang yang kelaparan.

    gizi seimbang1
    source : blog teh Nurlienda.

     

  • Jangan terlalu banyak makan gorengan atau makanan berlemak.
    Biasanya suka lupa daratan kalau pas buka puasa ketemu gorengan. Kalau terlalu banyak, jadi malas makan makanan utama.
  • Minumlah yang cukup.

 

Pilihannya adalah

Makanlah yang sehat saat ini atau nanti (di masa yang akan datang) katergantungan dengan obat ?

 

Bagaimana teh Lienda bagi yang sedang hamil dan tetap ingin berpuasa…?
Boleh, namun perlu dilakukan beberapa hal berikut :

  • Selalu dipantau perkembangan kesehatan Ibu dan sang janin saat sebelum dan sesudah berpuasa.
  • Sebaiknya tidak shaum saat kehamilan masih di trimester pertama.
    Karena sangat beresiko bayi lahir dengan berat badan rendah (< dari 2.5 kg)
  • Mengonsumsi makanan dan minuman sesuai anjuran.
  • Jangan pernah berpuasa tanpa sahur terlebih dulu
  • Berbuka dengan karbohidrat sederhana dan buah-buahan yang segar.
  • Segera berbuka apabila sudah waktunya berbuka dan konsultasi ke dokter apabila terjadi hal-hal yang berbahaya.
  • Gunakan metode puasa selang-seling.
    Sehari puasa dan sehari berbuka, karena sesungguhnya Ibu yang hamil dan menyusui memperoleh keringanan dari Allah SWT.

 

Adapun tips untuk Ibu menyusui dalam menghadapi puasa Ramadhan :

  • Tetap menjaga makan sehari 3 kali dan ditambah 2 kali makan makanan ringan (snack atau bahasa kitanya mah….ngudap alias ngemil).
  • Menjaga asupan gizi dan cairan.
  • Istirahat yag cukup
  • Manjaga berat badan
  • Selalu memperhatikan dan memantau kecukupan asupan gizi bayi.
    Ciri bayi yang siap diajak puasa adalah tidak rewel saat menyusu dan tetap pipis minimal 6 kali dalam sehari (untuk bayi di bawah 6 bulan).

 

Sekian rangkuman yang dapat saya sarikan (sambil dipandu menggunakan powerpoint dari teh Lienda) dan semoga bermanfaat ^^

 

 

 

Nurlienda Hasanah, S.Gz

 

 

Untuk pertanyaan dan ngobrol-ngobrol lebih jauh tentang gizi, bisa ngepoin blog teh Lienda di

nurlienda.wordpress.com atau makanananaksehatku.blogspot.co.id

atau di twitter @tanyalienda

dan email nurlienda.hasanah@gmail.com

 

 

 

Karena orangnya baik dan tidak sombong, jadi jangan ragu untuk bersahabat dengan beliau.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Tips Sehat Dari Ahli Gizi Menyambut Ramadhan 1438 H

  1. Ah sayang ga bisa ikutan.. Langsung manggut2 bacanya, ternyata banyak salahnya termasuk sarapan rutin dengan menu ‘berat’ dirumah 😀

    Nuhun teh lend detail infonya, selalu salut sama konsistensi odop nya 😚😚

    Like

    1. sarapan meningkatkan produktivitas katanya teh Lienda, teh…
      jadi meskipun sedikit, asal diperhatikan apa yang dimakan.

      *aku masih asal makan, teh Miranti.
      Pas gini manggut-manggut juga….T.T

      Like

    2. Sarapan meningkatkan produktivitas, ternyata teh Miranti.
      Syaratnya perhatikan yang dimakan saat sarapan.

      *saya masih asal makan saat ini.
      jadi ikutan manggut-manggut waktu dijelasin begitu sama teh Lienda.

      Liked by 1 person

  2. Kalau pas menyusui managemen minum airnya gimana yak baiknya, saya suka beser euy kalau minum pas sahur banyak… terus serasa habis ASInya pas menjelang sore. Padahal udah diusahakan makan tetap 3x… tag. @nengLinda

    Like

    1. kalau masih menyusui, apalagi bayinya usia dibawah 6 bln….saran teh Lienda kalaupun mau tetap berpuasa, perbanyak konsumsi buah (yang banyak mengandung air) dan daging (agar lapar lebih lama)….kalau hanya karbohidrat (nasi, roti, kentang) jadi cepet laper lagiii….

      atau pilihannya,
      sehari puasa sehari engga.
      kan dapet keistimewaan dari Allah.

      colek juga teh @Lienda ^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s