Family Stories

[Review] Rumah Sakit Islam – Jemursari Surabaya

Beberapa kali ketika kami merasa kurang enak badan (baca : sakit) saat di Surabaya, kampung halaman saya dan suami, saya selalu memilih Rumah Sakit Islam sebagai rujukan untuk berobat. Entah karena dekat dari rumah atau karena dekat di hati kami (tssaah…).

Kenalan sama RSI pertama kali, ketika saya mengandung anak pertama, Ai. Mencari dokter kandungan perempuan yang cocok di hati itu sungguh tidak mudah. Apalagi, kami (sudah) bukan warga Surabaya lagi. Bertanya ke sana-kemari, ke teman-teman ex kuliah, esema, esempe, bahkan esde, hasilnya….masih aja ada yang gak pas gittuu…

Akhirnya sama Bapak disarankan untuk ke Rumah Sakit yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat tinggal orangtua saat ini. Ada 2 alternatif sebenarnya, karena RSI terletak di dua tempat. Namun saya lebih memilih RSI Jemursari dengan pertimbangan, ini rumah sakit baru. Jadi kemungkinan masih sedikit pasiennya dan letaknya tidak begitu dekat dengan jalan raya, sehingga tidak berisik dengan lalu lalangnya kendaraan bermotor. Alasan yang kedua (mungkin) agak terlalu lebai yaa…mana ada rumah sakit yang berisik sama suara kendaraan. Haahhaa…tapi sekali lagi, itulah intuisi Ibu hamil kala itu.

Benar kata Bapak.
Tempatnya yang strategis di tengah kota, dekat dengan rumah (meskipun gak deket banget juga siih..yaa, kira-kira perjalanan lancar 10 menit naik mobil dari rumah. Kalau naik motor, bisa lebih cepat), dan (prediksi saya tentang sepi ternyata salah) lumayan ramai. Paling tidak kala itu saat antri ke dokter kandungan perempuan yang saya pilih.

Bertemu dengan dr. Fathimah Az-Zahra, Sp.OG pilihan saya dan suami.

Dokter kandungan yang merupakan dokter tetap RSI, baik Jemursari maupun RSI Wonokromo ini berwajah cantik, tuturnya ramah dan kalem. Tidak terlalu banyak komentar kalau tidak ditanya. Plus nya, saya merasa aman-aman saja dan sehat selalu karena tidak ada nasihat, minusnya…saya jadi kurang awareness sama kesehatan, cenderung menggampangkan kesehatan. Semua makanan yang di sodorin, saya lahap tak bersisa. Haaissh!

Kembali ke masa kini, kenapa kami memutuskan untuk memilih RSI Jemursari?

Karena ruang bersalin dan kamarnya sederhana (namun tidak terlalu sederhana, karena tetap ada AC di setiap kelas) dengan ukuran kamar yang luas. Sehingga memudahkan pasien saat dikunjungi tamu. Dan lagi akses menuju masing-masing kamar bagi pengunjung tidak terlalu jauh jaraknya. Pemandangannya juga bikin seger, karena ada taman-taman dalam Rumah Sakit.

Di samping Rumah Sakit ini berdiri dengan megah masjid berwarna hijau. Senada dengan bangunan Rumah Sakit Islam itu sendiri. Masjid yang bersih dan sebagai pengingat bahwa manusia tidak dapat berbuat apa-apa kecuali atas seijin Allah.

Dan tak lupa, masjid ini selalu menjadi pengingat waktu sholat telah tiba dengan kumandang suara adzan yang merdu. Juga ada doa (untuk kesembuhan para pasien) saat sore sebelum adzan maghrib berkumandang. Suasana yang islami inilah yang menguatkan para pasien untuk berserah diri pada Allah akan kesembuhan atas segala penyakit.

Screenshot_2016-07-13-04-27-14
Masjid Rumah Sakit Islam Jemursari, Surabaya

Rumah Sakit swasta RSI terbuka untuk umum, tidak hanya bagi pasien yang beragama Islam. Namun tentunya menjadi mayoritas.

Untuk pelayanan dari para pegawai dan seluruh staf Rumah Sakit ini tentu menjadi sorotan bagi saya sebagai pasien.

Pelayanan untuk di meja pendaftaran, menurut saya masih terbilang kurang sigap. Saya punya pengalaman saat akan imunisasi anak saya yang pertama, konfirmasi dokter spesialis yang tersedia hingga menyampaikannya lagi pada saya terkesan lamban. Namun saya maklum, karena di meja pendaftaran saat itu hanya ada 3 orang yang bekerja untuk melayani beberapa poli sekaligus.

Selain di meja pendaftaran, yang pelayanannya masih belum oke juga di bagian farmasi. Biasanya tampak antrian pasien. Saya lebih memilih untuk menanyakan terlebih dahulu, apakah obat tersebut bisa ditebus di apotek lain selain apotek RSI.

doaaaRSI

Berikut adalah salah satu contoh doa yang dipasang di Rumah Sakit Islam Jemursari. Tidak hanya di dipasang di lorong-lorong Rumah Sakit, namun juga di atas tempat tidur tiap kamar rawat inap. Diberikan juga buku kumpulan doa untuk kemudahan dan kesabaran bagi pasien dan keluarga yang sedang diuji Allah melalui kesakitan.

“Karena sesungguhnya, berdoa adalah ikhtiar batiniah. Namun berusaha adalah ikhtiar lahiriyah.”

Jadi, senjata terkuat umat Islam adalah dengan doa. Maka senantiasalah ingat Allah di kala senang ataupun sedih, di saat sehat maupun sakit, dan di saat lapang ataupun sempit.

Ikhtiar lain yang dilakukan selain berdoa adalah dengan makan makanan yang bergizi, bersih serta menyehatkan. Saya jadi teringat saat melahirkan, menu makanan yang diberikan adalah menu  seimbang. Ada sayur sebagai seratnya, ada ikan, daging ataupun telur sebagai sumber proteinnya dan buah serta teh hangat sebagai sumber glukosa. Pun ketika kaka Ai kemarin dirawat. Ada menu khas anak-anak untuk menambah nafsu makan mereka.

menumakan
Menu makan rawat inap RSI kamar anak

Kaka kemarin paling doyan ketika RSI memberikan menu ikan goreng tepung. Ikan yang disajikan disuwir suwir dahulu, lalu digoreng tidak terlalu kering. Sehingga rasa ikannya masih terasa gurih.

Secara keseluruhan, saya puas dengan pelayanan di RSI Jemursari. Susternya perhatian, tanpa membedakan kelas pasien. Cepat – tanggap dan ramah. Benar melayani dengan hati. Terkenang saat Ai sakit rawat inap terkena DB kemarin.

Baca juga : Sapaan Si Demam Berdarah Di Hari Nan Fitri.

Saat teman-teman sekamar Ai sudah boleh pulang untuk rawat jalan, tinggallah Ai sendiri. Susternya secara khusus memberi perhatian kepada kaka dan (tak lupa) menawarkan opsi, kalau-kalau kaka ingin pindah kamar agar tidak kesepian. Saya siih…merasa nyaman-nyaman saja dimana pun kaka di tempatkan. Karena yang terpenting bukan kaka tidur dimana, tapi dirawat di Rumah Sakit dengan pantauan tenaga medis yang kompeten.

Sekian review saya mengenai Rumah Sakit Islam Surabaya. Semoga semakin banyak orang Islam yang percaya dengan kemampuan sesama muslim dalam berbagai hal. Dan semoga orang muslim senantiasa bisa menebar kebaikan demi kebaikan dimana pun mereka berada. Aamiin.

Salam hangat,
lendyagasshi.

Informasi Rumah Sakit Islam Surabaya

Telepon : (031) 847 1877 atau (031) 843 7784

Alamat :
RSI Wonokromo : Jln. Jend. A. Yani no. 2-4, Surabaya
RSI Jemursari : Jln. Jemursari no. 51-57, Surabaya.

Website :
rsisurabaya.com
rsisjs.com

 

Advertisements

One thought on “[Review] Rumah Sakit Islam – Jemursari Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s