Pustakananda

[Folktales] Pinokio, Si Anak Kayu

Judul buku : Petualangan Pinokio
Penerbit     : BIP
Genre          : Dongeng Animasi
Status          : Pinjam dari Perpustakaan RA Permana Asih

Rating  : 5/10

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh imajinasi Pinokio?
Mungkin kalau zaman saya, tokoh imajinasi ini sangat lekat bahkan saya sampai menonton filmnya di TV.

Tapi anak saya?
Sengaja tidak saya kenalkan dengan tokoh imajinasi ini. Karena kenyataan yang ada tidak sama dengan Pinokio.

Namun secara tidak sengaja, kakak melihat buku ini ada di perpustakaan sekolahnya. Dan ia ingin buku ini dibawa pulang untuk di ceritakan. Baiklah…mungkin sudah saatnya saya mengenalkan tokoh imajinasi, hanya untuk memperluas daya imajinasinya saja. Dan sudah tentu saya akan jelaskan kalau ini adalah tokoh tidak nyata.

Bahwa kakek Gepeto menciptakan boneka kayu berjenis kelamin laki-laki untuk menemani di sisa hidup kakek yang kesepian, tanpa sanak ataupun saudara. Akhirnya boneka yang diciptakan bisa bergerak dan hidup. Hanya saja, ia masih berbentuk kayu. Dan saking senangnya, kakek Gepeto memberi nama, Pinokio.

Bermain ke sana ke mari hingga tidak pernah mendengarkan apa yang dipesankan kakek Gepeto (yang oleh Pinokio dipanggil “Ayah”). Maka dengan kesabaran sang kakek, ia tidak pernah memarahi Pinokio ketika pulang. Keesokan harinya, Pinokio terus saja tidak menurut. Seperti saat dibekali buku untuk belajar di sekolah, oleh Pinokio, buku tersebut malah dijual dan ditukarkan dengan tiket menonton sirkus.

Setelah menonton, Pinokio pun tak bergegas pulang, ia malah melanjutkan petualangannya bertemu dengan rubah dan menghabiskan seluruh uang yang dimiliki. Hingga Pinokio benar-benar tersadar bahwa ia harus pulang bertemu dengan Ayahnya yang mungkin saja sedang cemas memikirkan ia. Sampai tengah jalan, halangan bertubi-tubi datang menghampiri Pinokio hingga ia tercebur ke dalam laut dan dimakan oleh ikan paus yang besar.

Gelap.

Pinokio pun bersedih di dalam perut ikan besar itu. Tak lama, tampak seberkas cahaya. Ternyata ada Ayah Gepeto juga. Bukan kepalang senangnya Pinokio. Ia lalu meminta maaf pada Ayah kalau selama ini tidak menurut apa yang Ayahnya katakan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Akhirnya mereka berdua bisa keluar dengan selamat dari perut paus besar itu dan kembali bersama-sama menuju rumah.

Keesokan harinya, Pinokio mendapati dirinya sudah berubah. Ia menjelma menjadi seorang manusia dengan segala kesempurnaannya. Hilang kaki-kaki kayu yang selama ini mungkin saja patah saat ia berjalan tidak hati-hati. Tangan kayu yang reyot, berubah menjadi tangan-tangan mungil sungguhan.

Ayah Gepeto tentu menyambut hal ini dengan suka cita. Dan akhirnya mereka hidup berbahagia.

Pesan Moral :

  • Bahwa apa yang dikatakan orang tua itu memang terasa pahit, namun semua itu adalah demi kebaikan anak.
  • Kakek yang renta sangat asih kepada Pinokio dan tidak pernah terlihat memarahi atas sikap Pinokio, membuat Pinokio sadar bahwa semua yang dipinta orang tua nya adalah yang terbaik.
  • Pinokio belajar dari pengalaman yang dilaluinya.
    Learning by Doing.
  • Segala sesuatu yang diperbuat selalu menimbulkan konsekuensi.
    Jadi pikirkanlah dahulu sebelum bertindak.

Sayangnya buku ini menghilangkan ke khas an dari Pinokio yaitu bila berbohong, maka panjanglah hidungnya. Dalam buku ini, tidak diceritakan secara mendetail bagaimana Pinokio berbohong. Menurut saya, ini versi baiknya dari kisah Pinokio. Toh tak ada gunanya juga menekankan bagian berbohong pada kisah anak-anak balita.

Jadi bagaimana menurut para orang tua?
Patutkah kita menceritakan folktales pada anak-anak usia dini?

Terima kasih,
Salam hangat –lendyagasshi

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s