My Pleasure

Surat Cintaku Yang Pertama

Rumah Ku

Jika rumah adalah pondasi
Maka cintamulah yang mengokohkan ku

Jika rumah adalah dinding
Maka tingkah lakumulah yang menenangkan ku

Jika rumah adalah suhu ruangan
Maka pelukanmulah yang membuat nyaman ku

Jika rumah adalah atap
Maka kesabaranmulah yang meneduhkan ku

Jika rumah adalah warna
Maka tutur katamulah yang menghiasi hariku

Dan jika ada rumah yang sangat istimewa, Maka itu adalah engkau, istriku.

Teruntuk istriku,
Lendy Kurnia Reny yang berulang tahun besok (3 Juni 2015 ke – 29 tahun)

 

Teringat hadiah terindah saat Mee berulang tahun yang ke-29 yaa, Bee…?

Mee gak pandai merangkai kata romantis untuk Abi. Tapi bagi mee, Bee melengkapi segala kekurangan Mee.

Mee yang banyak ngomong, Bee melengkapi dengan menjadi pendengar yang baik.

Mee yang banyak maunya, Bee melengkapi dengan mencukupkan segala keperluan Mee.

Mee dengan segala impian yang ingin digapai, Bee dengan sabar membantu Mee membuatkan pondasi pijakan untuk Mee bertumpu.

Sungguh Allah Maha Baik kepada Mee.

Tak lama setelah kita menikah, Allah hadirkan seorang bayi mungil yang sangat lincah. Dengan penuh kasih sayang, Bee mengajarkan Mee bagaimana menjadi Ibu.

Tak perlu banyak teori, Bee menyelimuti kami dengan doa di tiap sujud-sujud Abi.

Terima kasih Abi.

Sungguh Allah Maha Baik,

Setelah kaka berusia 16 bulan, Allah memberi jawaban terbaik atas doa yang Mee panjatkan.

Mee ingin kaka menjadi anak yang baik, sholiha dan suka berbagi.

Maka dengan hadirnya adik, kehidupan ini menjadi makin sempurna.

Ya,
Dengan sabar…Abi menjadi pendamping yang baik untuk kaka, yang kala iu mungkin saja masih terkaget-kaget dengan hadirnya seorang adik.

Bagaimana bisa bayi mungil itu merenggut kasih sayang Ibu yang selama ini hanya buat kaka?

Abi sungguh menjadi partner sekaligus Ayah yang pengertian untuk kaka. Menggantikan peran Ibu dalam menjaga tumbuh-kembang anak.

Masa demi masa telah kita lewati.

Kini, anak-anak sudah beranjak besar, tentu.

Segala rasa sudah pernah kita jajaki.

Lalu, kini dan nanti…..

Semoga Allah selalu menjaga rasa ini. Bukan untuk dikenang saja kelak. Kisah kita akan abadi di surga. Dengan kesederhanaan cinta Abi kepada kami.

Semoga kita bersanding di surga kelak….aamiin.

Terima kasih, cintaku….Abi Arief Perdana Putra.

Bandung di sore yang cerah setelah hujan turun,
10 November 2016

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s