Family Stories

Melatih Kemandirian #day1

Memandu kemandirian anak bagaikan menambah stok kesabaran, buat saya. Kenapa? Tentu karena selain mendalami ilmu komunikasi produktif yang materinya telah dipelajari di tantangan 10 hari pertama lalu, saya pun mengalami penolakan dari si 6 dan 4 tahun.

Jawaban kaka ketika saya tawarkan untuk meningkatkan kemandirian dengan beristinja’ sendiri ketika selesai BAB menimbulkan pertanyaan, “Kenapa aku mesti bisa sendiri, Ma?”

Jawaban saya kala kesal selalu sama.

“Karena kaka gak akan selamanya dibantu Mama. Kalau mama pergi, kaka bagaimana?”

And the drama’s going on…

Entah mendadak moodnya berubah. Yang tadinya ceria, langsung jadi sewot. Atau bahkan jadi cirambay. Nangis sesenggukan, karena mengira kata “Mama Pergi” di sini adalah meninggal.

Tapi penekanan demi penekanan saya kuatkan kepercayaan dirinya.
Bahwa sesuatu yang hidup, pasti akan mati. Bahwa ada takdir yang menggariskan kita untuk berbuat begini dan begitu.

Bismillah…

Semoga penguatan ini yang menjadi bekal kaka untuk melangkah lebih berani.

feeling

Untuk Hana, sang adik yang kini berusia 4 tahun, saya tak terlalu menuntut banyak. Karena alhamdulillah…kala kakak bisa, adik pun otomatis meniru kebiasaan kakak.

Hanya keluhan saya tetap sama.
Ya,
Lagi-lagi urusan makan.

Entah kenapa, Hana kalau disuapin, makannya selalu bisa lebih banyak daripada saat makan sendiri. Saya kadang mengeluh…Namun saya tahu bahwa itu akan membuat Hana patah arang. Sehingga saya cari jalan lain.

Sengaja saya tidak memberikan camilan di jeda antara makan siang dan malam, dengan harapan, ia akan merasa lapar dan berkeinginan untuk makan lebih banyak. Sendiri.

Alhamdulillah,
Belum berhasil. Hana masih saja menawar, berapa suapan yang akan ia makan malam itu.

“Tiga aja yaa, Ma…”

Tak jarang kami saling tawar-menawar dan berakhir dengan penambahan dua sendok makan.

makan

Yah,
bagaimanapun hasilnya, saya yakin bisa melatih kemandirian kaka (6 tahun) dan adik (4 tahun). Meskipun ini adalah melatih kemadirian yang agak terlambat untuk usianya, tapi dengan menjaga konsistensi, semoga 10 hari ke depan, anak-anak sudah menjadi anak yang mandiri!

Yes, I Can!

Sekian sharing kisah kemandirian anak-anak yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,
lendyagasshi

#tantangan10hari
#hari1
#bundasayang
#melatihkemandirian
#kemandiriananak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s