Family Stories

Melatih Kemadirian #day5

Pernah marah sama anak gak…?
Pasti semua Ibu, dimana pun mereka berada, pernah laah…ngerasa marah pada anak. Alasannya kadang simple, hanya karena anak gak nurut sama orang tua.

Jadi orang tua teh apa…?
Malaikat gituuu…? Yang bakalan tahu kejadian apa atas izin Allah?

Bukan kan yaa…?!?

Orang tua adalah orang yang berpengalaman. Beliau sudah melewati masa-masa itu terlebih dahulu. Dan kadang nyebelin!

Kisah hari ini dimulai dari sepenggal kisah di atas.
Kaka akhir-akhir ini (sudah) bisa auto-critic terhadap saya, mamanya.

Kalau saja saya tidak menyadari bahwa yang saya hadapi saat ini adalah client setia saya, mungkin saya udah pundung tuuh…

Kaka bisa bilang,“Mama ini tukang ngatur deeh….semua orang tua kenapa begitu siih, Ma…?”

Saya menanggapi dengan (agak) terkejut.

“Iya gitu…kak? Abi juga suka ngatur?”

Kaka pun mengangguk. Tapi ditambahin lagi,“Tapi Abi mah…jarang ngaturnya, gak kaya Mama.”

understand

Mak jleb, rasanya!

Tapi mencoba untuk berpikir rasional. Bahwa ada baiknya kaka jujur mengatakan apa yang sedang dirasakan. Daripada ia tidak mampu menamai apa yang ada di sekelilingnya..? Saya akan makin sudah menggali apa yang disukai dan yang tidak.

Kata-kata seperti ini bisa terlontar dari otak mungil kaka karena memang saya tidak pernah melarang kaka untuk bermain. Baik di sekolah maupun di rumah, karena itu memang fitrah anak. Namun kalau sudah waktunya tidur siang, anak-anak harus masuk kamar dan istirahat.

Ini salah satu bentuk kemandirian yang saya tanamkan.

Mengasah intuisi anak akan tubuh dan perasaannya. Tidak ragu untuk mengemukakan ketidaknyamanannya.

Alhamdulillah…
Karena sebenarnya ini sangat erat dengan materi sebelumnya mengenai Komunikasi Produktif.

Kisah yang menarik terjadi hari ini. Ketika saya membeli sekantong telur dan anak-anak ingin sekali membantu saya untuk menaruh telur-telur tersebut di rak kulkas. Saya hanya berpesan,“Hati-hati yaa…membawanya. Saran mama, Kaka dan adik kerjasama. Adik bagian megang plastik dan mengambilkan telur, sedangkan kaka menaruhnya di rak.”

Sudah,
Saya percayakan tugas membereskan barang belanjaan pada kaka dan adik. Karena saya sudah wudlu dan akan melakukan sholat Dhuhur. Saat sholat, saya mendengar kaka berbisik pada Hana, “Sstt….kita main aja, Hana…pura-pura gak tau. Nanti kalo ketahuan Mama, dimarahin looh…”

Tapi karena Hana masih masih polos, ia duduk di sebelah saya sembari menunggu saya menyelesaikan rakaat demi rakaat. Rasanya geli juga…antara ingin ketawa dan tidak.

Tepat ketika saya enyelesaikan sholat, Hana lalu memeluk saya dan berkata,“Mama…telurnya jatuh terus pecah. Mama marah gak…?”

Saya memberi isyarat untuk menunggu sebentar, karena mau berdoa dulu.

Lalu Hana menuntun saya menuju dapur untuk memperlihatkan sekantong telur yang telah remuk. Saya berkata kepada anak-anak dengan riang...”Ayooo….cepat selamatkan para prajurit telur yang masih bisa diselamatkaan…Jangan ada yang tertinggal yaa…Lalu dibersihkan dulu di keran. Setelah itu masukkan ke dalam kulkas.”

Amazingly,
Kaka dan Adik saling membantu untuk menyelamatkan telur yang masih belum pecah. Sedangkan saya mengerjakan sisanya. Saya simpan telur yang sudah terbuka di dalam mangkuk dan masukkan ke kulkas. Lalu kaka senang dan bilang,“Mama baik…gak marah sama kita, Nu…”

Alhamdulilah,
Ini salah satu melatih kemandirian yang saya lakukan hari ini. Belajar bertanggung jawab dengan apa yang telah dilakukan. Oh ya, kulit telur yang pecah, kaka cuci dengan bersih, katanya mau dibikin kreasi.

Inilah salah satu hobi kaka. Menyimpan barang yang sudah tak terpakai dan membuatnya menjadi hal baru sesuai imajinasinya.

Terima kasih, Bu Septi.

Sebenarnya,
Mendidik anak adalah mendidik diri sendiri.

Semoga bermanfaat.
Salam hangat,
lendyagasshi

 

#tantangan10hari
#hari5
#bundasayang
#melatihkemandirian
#kemandiriananak
#kemandirianpasangan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s