Family Stories

Melatih Kemandirian #day10

Sebagai tulisan penutup pada #tantangan1ohari, meskipun kemungkinan akan tetap saya tulis mengenai materi-materi Bunda Sayang dan perkembangan Komunikasi Produktif serta Melatih Kemandirian Ai dan Hana, namun tidak setiap hari seperti saat ini. Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa saya tidak melakukannya rutin, karena kemandirian itu bersifat proses. Mereka memahami pentingnya, dilakukan setiap hari tanpa henti, sehingga membentuk sebuah pola dan menjadi kebiasaan.

Untuk membuat pola tersebut saya menampilkan tabel bentuk kemandirian anak yang disesuaikan dengan usinya.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Practically,
Saya merasa (sedikit) terintimidasi mengingat beberapa bantuk kemandirian saya merasa terlambat untuk mengenalkan dan mengajarkannya. Namun saya bertekad, bahwa menyesali sesuatu adalah hal yang tak berguna. Saya dan anak-anak harus maju melewati masa-masa ini.

Sehingga ketika timbul pertanyaan, Apakah kaka sudah bisa ini dan itu? Saya akan menjawab, kami sedang berlatih menuju arah sana.

Jalan yang kami lalui selama #tantangan10hari ini tidak mudah. Kerap menuai pertanyaan, penawaran sampai tangisan antara kesal dan sedih dari anak-anak. Belum lagi perang batin terhadap diri sendiri yang terkadang goyah untuk mengajarkan pentingnya sebuah komitmen.

Ditanya gemes?

Iyaaaa…banget!
Mau bilang ‘Begini loo..kak’ atau ‘Begini loo…de’.

Tapi saya tahan.
Karena menahan lisan yang demikian lebih baik daripada saya lepaskan dan berakibat anak menjadi sedih (merasa diremehkan, tidak dihargai atau bahkan merasa tidak diberi kepercayaan).

Jadi jalan keluarnya adalah saya memilih untuk meninggalkan anak-anak beraktivitas sendiri saat melakukan proses kemandirian. Hanya kalau waktunya sudah memanjang namun aktivitas tersebut terhenti, maka akan saya ingatkan kembalibahwa mereka memiliki tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan tersebut.

way

 

Yaah,
Masih panjang perjalanan kami untuk membimbing anak-anak menggapai kemandirian. Namun dengan bergabung di IIP dan memenuhi #tantangan10hari, maka saya menjadi terpacu untuk belajar dan terus belajar menjadi orang tua sekaligus teman yang baik untuk anak-anak.

Setelah kemadirian ini tercapai, tentu sudah ada list kemandirian berikutnya yang akan kami ajarkan lagi degan konsisten selama beberapa hari ke depan.

Kemandirian kaka :

  • Membereskan tempat tidur sendiri

Kemandirian Hana :

  • Membereskan buku atau mainan yag telah dipergunakan

 

Ini cerita #hari10 saya. Semoga bermanfaat.

Salam hangat,
lendyagasshi

 

#tantangan10hari
#hari10
#bundasayang
#melatihkemandirian
#kemandiriananak
#kemandirianpasangan

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Melatih Kemandirian #day10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s