Bunda Sayang · Family Stories

Membuat Buku Ensiklopedia Bunga #day4

 Setiap anak terlahir unik dan membawa peran hidup masing-masing (fitrah bakat).

 

Abah Rama Royani, yang mengembangkan talents mapping, secara sederhana menyebut fitrah bakat adalah fitur unik, yaitu potensi produktif seseorang, dan dapat dilihat secara sederhana pada aktivitas yang dikerjakan dengan easy, enjoy, excellent, earn (4E).

Tugas orang tua adalah menjadi fasilitator dan partner yang menumbuhkan dan mengapresiasi  fitrah yang mereka miliki.
Fitrah anak bisa jadi akan cedera jika orang tua menitipkan mimpi mereka kepada anak-anak mereka.
Misalnya, orang tua mengharuskan anak mengikuti jejak orang tua menjadi dokter, memimpikan anak mereka menjadi pegawai negeri karena mendapatkan tunjangan pensiun, dan harapan-harapan yang lain yang sejatinya itu bukan “diri” mereka. Bisa jadi anak-anak tersebut memang hebat dalam bidang tersebut (easy dan excellent), akan tetapi mereka belum enjoy dalam menjalaninya.

 

🏆 Bakat bukan hanya keistimewaan fisik seperti olahraga, memasak, menari, dan sebagainya, akan tetapi bakat juga terkait keistimewaan sifat seperti suka mengatur suka meneliti, suka berkomunikasi, suka memimpin, dan sebagainya.

 

📝 Usia 0-7 tahun
Bagaimana menemukan bakat anak? Caranya adalah dengan terus mengamati dan mendokumentasikannya. Dalam tahapan usia ini, berikan ragam aktivitas dan wawasan.

 

🗒 Usia 7-10 tahun 
Pada tahapan usia ini anak perlu memetakan bakat dan membuat visioning board. Serta memperbanyak gagasan dan aktivitas pada klub, proyek maupun visiting agar dapat ditemukan bakatnya ketika usia 10 tahun

 

💡Usia 10-14 tahun
Usia ini merupakan golden age bagi fitrah bakat karena anak berada pada masa pra-aqil baligh agar mandiri dan berkarya ketika mereka berusia 14-15 tahun. Untuk membangkitkan fitrah bakatnya adalah dengan disiplin dan konsisten. Bimbing anak agar menemukan bakat yang merupakan panggilan hidupnya dengan magang, belajar bersama maestro atau projects based talents.

 

💫 Usia >15 tahun
Diharapkan pada usia ini sudah menemukan peran spesifik peradaban.

 

⭐ Semua anak adalah bintang, biarkan anak bersinar terang dengan cahaya mereka sendiri. ⭐

 

Salam Ibu Profesional,
/Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang/

Sumber Bacaan:
Fitrah Based Education, 2016, Harry Santosa, Millenial Learning Center

 

 

Cerita kami #day4

Cita-cita Ai sudahlah digaungkan sedari ia berusia 5 tahun. Saya masih mengira akan terus berubah kalau usianya belum matang. Namun hingga saat ini, ia hanya mengubah cita-cita berikutnya (karena menurut Ai, keahlian itu bisa di banyak bidang). Sehingga jika ditanya ia ingin menjadi apa, jawabannya jelas. Ai ingin menjadi Arsitek. Namun arsitek yang seperti apa? Maka ini jawabannya bisa panjang.

Kadang ia ingin menjadi arsitek yang pintar memasak. Kadang ingin menjadi arsitek yang pintar Kimia (penelitian di lab, seperti mama saat kuliah) atau bahkan seperti saat ini, ia ingin menjadi arsitek yang menulis buku. Ini juga saya yakin, karena melihat keseharian saya berkutat di depan laptop sambil membaca e-book atau mengetik.

Sehingga hari ini, kaka ingin membuat buku perdananya, yakni buku tentang bunga. Kebiasaannya menulis dan membaca membuatnya makin rajin berekplorasi dengan apa yang diinginkan.

ensiklopediabunga
Proses pembuatan buku ensiklopedi bunga by Aisy

 

Mulailah Ai dengan menyebutkan nama bunga yang ia ketahui, lalu meminta saya untuk googling bagaimana penampakan asli nama bunga yang ia tulis. Setelah menuliskan nama bunga, maka berdasarkan gambar yang saya perlihatkan, ia menggambar serta mewarnai bunga tersebut. Tak jarang saya mengagumi kemampuan Ai membuat detail gambar yang dibuatnya.

Kesukaan Ai akan seni sedikit banyak mulai mempengaruhi Hana. Hana yang sebelumnya tidak suka dengan menggambar, lambat laun ia mulai menekuni seperti apa yang dilakukan kaka. Ia mulai belajar menulis huruf demi huruf untuk merangkai kata karena ingin membuat buku cerita anak, katanya.

Karya kecil yang tidak bisa sekali jadi ini merupakan langkah keluarga kami dalam mengamati kesukaan anak-anak. Semoga semakin berkembang dengan baik dan mimpimu kelak menjadi nyata. teruslah berkembang, nak…

 

Salam hangat,
-lendyagasshi-

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s