Bunda Sayang · Family Stories

Cerdas Finansial #day2 Dengan Berdagang

⚖ Melatih Anak Berdagang ⚖

Perhatian Rasulullah dalam membentuk anak dalam hal sosial maupun ekonomi terlihat jelas dalam bimbingan beliau. Sebab kegiatan berdagang akan memberikan gerakan sosial kemasyarakatan yang kuat pada anak.

Manfaatnya bagi anak :
🌷 Belajar berinteraksi dengan teman
🌷 Membiasakan diri terus berkembang
🌷 Memanfaatkan waktu untuk hal-hal berguna
🌷 Memperoleh kepercayaan diri
🌷 Belajar bersusah payah, terbiasa memberi dan menerima serta memahami kehidupan dengan baik dan benar.

Rasulullah bahkan mendoakan anak kecil agar Allah memberikan berkah dalam usahanya untuk berdagang. Abu Ya’la dan Tabrani meriwayatkan dari Amru Bin Hutais bahwa “Rasulullah melewati Abdullah Bin Ja’far yang ketika itu sedang melakukan transaksi jual beli dengan anak-anak yang lain. Lalu berdoa,

“Ya Allah, berkahilah transaksi jual belinya.”

Anak yang mulia ini adalah anak dari paman Rasulullah. Rasulullah tidak merasa malu, namun justru mendoakan keberkahan untuknya.

 

Salam Ibu Profesional,
/Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang Nasional/

 

📚Sumber bacaan :
(Cara Nabi Mendidik Anak, Muhammad Ibnu Abdul Hafidh Suwaid, 2013)

 

Kalau berbicara masalah berdagang, kami sebenarnya termasuk keluarga yang mendobrak kebiasaan keluarga kami. Dari keturunan saya, semua keluarga rata-rata berprofesi sebagai pendidik (guru dan dosen). Sehingga impian saya sebenarnya adalah menjadi istri seorang dosen. Melihat dari sisi kepraktisan yang tiap bulan bisa dengan senang menerima gaji bulanan.

Namun takdir berkata lain.

Suami saya sangat nyaman dengan bekerja sendiri sebagai konsultan arsitek. Kami merasakan naik-turunnya gelombang keuangan keluarga kami, membuat kami harus lebih bijak dalam mengatur keuangan.

Saya banyak belajar dari suami yang justru lebih teliti dalam pencatatan keuangan. Sehingga selama 7 tahun pernikahan kami ini, kami mencari ritme yang pas dalam memanage keuangan. Dari mulai mencatat pengeluaran, yang ternyata sayanya kurang konsisten. Hingga saat ini yang dirasa pas adalah mengalokasikan keuangan di amplop-amplop.

Seperti kata Bunda Septi di tulisan sebalum ini :

Mendidik Anak Cerdas Finansial #day1

 

Maka saya pun mengikuti pola ini dari bulan ke bulan.
Dan alhamdulillah, bocor halusnya makin terlihat jelas ada di mana. Dan saya yang memantapkan diri berprofesi sebagai seorang blogger dan influencer, mengandalkan datangnya job berupa sponsored post atau buzzer produk tertenu.

Alhamdulillah,
Allah selalu memberi rizki dalam bentuk apapun yang bisa kami gunakan di saat kami butuhkan.

Jadi saya percaya sekali bahwa selama bersungguh-sungguh, maka rejeki akan mengikuti.

Haturnuhun Bu Septi atas pelajaran di setiap levelnya. Semoga membuat kami sekeluarga makin cerdas dalam menghadapi pernak-pernik dalam rumah tangga dan menjadikan kami hamba yang bersyukur.

Salam hangat,
lendyagasshi

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s