Bunda Sayang · Family Stories

Beli Buku #day3? Investasi Atau Pemborosan?

Assalamu`alaykum,

Hari ini entah kenapa aku ingin sekali ke toko buku. Mungkin karena grup wa ODOPers akan mengadakan bedah buku dengan seorang penulis yang inspiratif. Dan aku tentu gak mau ketinggalan rekomendasi buku bagus dari ketua ODOP IIP, teh Shanty Dewi Arifin.

Buku Melihat Dunia
Melihat Dunia (source : bloggerperempuan.com)

Jadi aku nekat ke toko buku kesayangan meskipun baru saja melepas kesakitanku semalam. Bismillah…batinku. Aku bergegas mengendarai motor abu-abu dengan helm putih ke Jalan WR. Supratman. Ada yang tahu  toko buku apa yang terletak di jalan itu? Hahha…iya ada setidaknya 2 toko buku yang berjajar di jalan WR. Supratman. Rumah Buku dan Togamas. Karena aku punya member di Toko Buku Rumah Bukumaka dengan mantap kuarahkan setir motorku serta kupercepat lajunya agar segera tiba di Rumah Buku dan berlama-lama di sana.

Sesampainya di Rumah Buku, aku masih terlalu pagi datangnya. Sehingga toko pun belum resmi dibuka. Jadilah aku mengintip dari sela-sela kain yang menutupinya. Ada banyak buku menarik..namun tidak cukup menarik untuk aku beli.

Dan waktu yang dinanti pun tiba…

Jam 10 tet…Rumah Buku  membuka sepenuhnya gerai toko serta kain-kain yang menutupi. Aww~ alangkah indahnya…. Toko buku itu buat aku adalah surga. Aku bisa berkeliling sambil mengamati rak demi rak yang menarik dan siap aku adopsi. Dari mulai genre yang paling aku suka, yaitu novel lalu menelusur ke bagian psikologi, parenting, ilmu agama hingga rak buku motivasi….semua kujelajah tanpa lelah.

Tak lupa aku ke bagian muka rumah buku yang saat itu sedang menampilkan buku-buku diskon sebesar 20 %. Sebenarnya diskon itu sama saja kalau kita menjadi member di Rumah Buku. Jadi buatku, buku diskon atau bukan, sama sekali tidak berpengaruh. Hiiiks~~

 

Aku mendapatkan semua buku yang aku inginkan. Dari mulai nutrisi buatku sampai untuk anak-anak. Ada beberapa buku aktivitas juga untuk Ai dan Hana. Mungkin saat ini mereka hanya senang dengan gambarnya yang berwarna, namun aku yakin….setelah mereka sudah bisa membaca dengan baik, maka minat membaca buku akan semakin meningkat. Sehingga aku menyimpulkan, belanja buku ini adalah sebuah investasi dan nutrisi untuk masa depan.

Koleksi buku kami sudah hampir memenuhi kapasitas lemari. Dan aku gak pernah ambil pusing untuk menyimpan buku-buku baru kami. Karena beberapa bulan sekali, aku dan anak-anak rajin memilah buku-buku mana saja yang sudah tidak dibaca lagi oleh mereka dan siap di hibahkan kepada yang lebih membutuhkan. Selama ini, kami menghibahkan ke perpustakaan sekolah TK Hana. Karena memang rutin mengadakan buku-buku second yang bisa dibaca oleh teman-teman TK. Tak jarang, kami pun suka sekali nongkrong di perpus TK Hana. Dan sesekali meminjam buku untuk dibaca berulang di rumah.

Baca juga :

Perpustakaan Keren Di Kota Bandung

 

Evaluasi hari ini, belanja buku memang penting untuk investasi. Namun secukupnya dan seperlunya, tidak berlebihan. Karena hasrat membaca dengan keaneka ragaman kebutuhan jiwa bisa di dapat dari mana saja, salah satunya dari perpustakaan.

Semoga kisah hari ini menjadi pelajaran untuk hari berikutnya.

 

Salam hangat,
-lendyagasshi-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “Beli Buku #day3? Investasi Atau Pemborosan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s