Diskusi · Family Stories

Komunikasi Produktif #day1

Kala sebuah keluarga adalah tempat sebaik-baik kita berpulang dan melepas segala lelah serta penat, ingin saya menjadi Ummu Sulaim, yang bisa menahan diri untuk tidak tergesa-gesa mengatakan sesuatu hal yang sedang kita alami saat itu juga.

Kisah Ummu Sulaim ini mulai saya biasakan di rumah.

Mulai dari melihat dan mengamati keadaan suami atau anak-anak saat pulang ke rumah, setelah semua tenang, barulah mulai dilakukan komunikasi produktif.

♥ Suami ♥

Karena suami bekerja mandiri, tentu jam pulang pun tak menentu, tergantung dari pekerjaan yang sedang dikerjakan saat itu. Ada deadline atau menyiapkan rapat dan materi presentasi.

Malam ini (tanggal 23 Januari 2017), Abi terlihat lelah. Mungkin salah satunya karena hari ini ada agenda keluar kota. Jadi saya sungguh mengurungkan niat saya untuk bercerita tentang hari ini.

Sehingga di pagi hari, saat sarapan…saya pun mulai bercerita tentang kejadian kemarin. Kekhawatiran saya tentang Ibu semenjak ditinggal Bapak (baru-baru ini). Dan meminta pendapat Abi mengenai beberapa hal. Bagaimana saya seharusnya meluruskan masalah yang sedang saya hadapi. Meskipun singkat, namun ada kelegaan saat sudah menceritakan apa yang saya alami kepada suami.

♥ Ai (Komunikasi kepada anak pertama) ♥

Alhamdulillah,
Karena usia kaka sudah 6 tahun (dalam kalender Hijriyahnya), maka saya merasa tidak menemukan masalah dalam hal berkomunikasi.

Kegiatan Pagi :
Bangun tidur – Minum susu – Mandi – Sarapan – dan berangkat

Kegiatan Siang (sepulang sekolah) :
Bermain (eksplorasi alam)

20170125_061156
Kaka Ai bermain bersama adik Hana

Makan siang – Istirahat siang – Bangun dan kembali beraktivitas (bermain) lompat tali, petak umpet dan membuat wayang.

Kegiatan malam :
Sholat – Makan malam – Mengobrol sembari istirahat malam.

♥ Adik Hana (Komunikasi kepada anak ke-2) ♥

Saat ini usia Hana 4 tahun (pada kalender Hijriyah). Namun karena berbicaranya belum jelas, saya memperbanyak berkomunikasi dan memeluk Hana. Jika berbicara dengan Hana, saya akan menunduk setinggi Hana dan menatap wajahnya dengan seksama.

Kegiatan Pagi :
Bangun tidur – Minum susu – Mandi – Sarapan – dan berangkat

Kegiatan Siang (sepulang sekolah) :
Bermain (eksplorasi alam)

Makan siang – Istirahat siang – Bangun dan kembali beraktivitas (bermain) lompat tali, petak umpet dan membuat wayang.

Kegiatan malam :
Sholat – Makan malam – Mengobrol sembari istirahat malam.

Untuk kegiatan harian kaka dan adik selalu bersama. Sehingga saya pun tak harus menyiapkan alat bermain yang berbeda. Mereka akan bermain sesuai imajinasinya masing-masing.

Sekian kisah komunikasi produktif saya. Salam hangat,
– lendyagasshi –

#komunikasiproduktif
#hari1
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s